Okta bisa baca......it's make us surprise to hear that.
Awalnya kita ngga pernah menuntut supaya dia bisa membaca di awal-awal masuk di TK A, karena Okta adalah type anak yang tidak mau disuruh (memang anak sekarang begitu ya..) untuk bisa ini itu, kalo menurut dia bisa dilakukan ok tapi kalo menurut dia ngga bisa ya ngga bisa, jadi pas dia sekolah mungkin lebih fun cara pengajaran gurunya daripada gw yang ngajarin (gw orgnya ngga sabaran tuh...) so thanks for the teacher...........
Pertama - tama dia belajar satu suku kata dan setiap 2 hari sekali ada homework yang harus dia kerjakan tiap malam karena menunggu gw pulang kerja dan hanya dengan gw dia mau ngerjain PR walaupun pada akhirnya kita berantem juga he..he...he... (ngga mau kalah gw sama anak-anak) karena menurut gw tahap anak-anak itu adalah tahap yang masih semau gw dan mereka belum punya patokan/dasar untuk mengerjakan sesuatu jadi gw harus menetapkan dasar-dasar tertentu untuk belajar disiplin, sopan santun dan kepatuhan terhadap orangtua.
2 bulan kemudian dia sudah bisa mengeja dua suku kata dan penggabungan kata-nya, lalu dia belajar sendiri dengan mengeja huruf-huruf yang dia lihat disekelilingnya, membolak-balik buku ceritanya, lihat di TV, majalah dan kata-kata yang ada di kaos yang dipakai org-org di rumah. Memang belum sampe membaca sebuah cerita tapi seneng banget denger dia membaca kata-kata yang ada.
Menurut gw ngga masalah walaupun di TK A dia harus belajar membaca yang penting selama dia bisa mengikuti pelajarannya dengan fun tanpa paksaan, karena sesuatu yang dipaksakan hasilnya tidak pernah memuaskan. Keep on study boy.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar